JENIS-JENIS USAHA

Jenis-Jenis Usaha
Jenis-Jenis Usaha

PENJELASAN TENTANG JENIS-JENIS USAHA



Anda ingin mempunyai usaha sendiri tapi masih bingung mau usaha apa ? Apabila itu masalah yang anda sedang anda hadapi, termasuk saya sih,..he.heh., sekarang saya akan mennginformasikan gambaran tentang jenis-jenis usaha yang dapat kita jadikan referensi sebelum menentukan nantinya mau punya usaha apa.
Informasi ini saya peroleh dari salah satu pengusaha sukses Kota Pontianak yang menshare tentang jenis-jenis usaha di salah satu grup facebook Pontianak Entreprenuer serta Info Cara Memulai Usaha.

Dari informasi yang saya peroleh, ada 2 jenis-jenis usaha yang merupakan basic dari berbagai jenis usaha, yakni barang dan jasa. Lalu dari kedua itu terbagi lagi menjadi usaha, pangan, sandang, papan plus telekomunikasi. Keempat segmen usaha ini merupakan kebutuhan pokok dari manusia, dan jenis usaha ini akan berlangsung hingga kapanpun. 

Sekarang kita bahas satu persatu jenis-jenis usaha, namun untuk kali ini saya informasikan tentang usaha pangan dulu ya.. 



JENIS USAHA PANGAN


Jenis-Jenis UsahaPangan, salah satunya bisnis kuliner yang sangat potensial, kebutuhan akan pangan sudah merupakan hak hidup semua penduduk dunia. Dan jangan khawatir akan keberlangsungan jenis-jenis usaha ini. Namun persaingan sangat ketat. Kelebihan bisnis pangan yaitu :

> Repeat order, jika produk bagus, dilengkapi dengan servis ciamik, maka potensi repeat order sangatlah tinggi.


> Perputaran uang sangat cepat, salah satu bisnis harian yang sangat potensial.


> Potensi market yang menembus 100%, nobody can survive without food. Semua konsumen, bahkan produsen pun akan menjadi konsumen.

> Mudah dijalankan dan minim modal awal. Mengapa demikian, karena bisnis ini perputarannya harian, otomatis modal awal sudah bisa digunakan lagi untuk modal esok hari dst. Dan mudah dijalankan karena hanya butuh kemauan saja.

> Estimasi profit yang bisa menembus 100%. Bahkan bisa lebih jika ditambah dengan nilai tambah. Contoh sederhana, sepotong ayam yang hanya 5 ribu rupiah, bisa dijual seharga 23 ribu, dengan nilai tambah logo seorang colonel.

> Mudah dikembangkan, jika sudah punya ciri khas, maka potensi pengembangan akan sangat relevan dilakukan.

> mudah mendapatkan permodalan dikarenakan masuk dalam kategori salah satu usaha retail terbaik.

Kelemahan bisnis ini


> Potensi kerugian sangat tinggi jika tidak disiasati, karena ada potensi kerusakan akan produk tersebut.

> Mudah ditiru pesaing, jika tidak memiliki sebuah SOP dalam proses produksi.

> Sudah di area red ocean, lautan merah yang berdarah2, tanpa inovasi maka akan tergerus pesaing.

> Sangat terpengaruh isu. Musuh utamanya adalah isu negatif, apalagi produk yang dihasilkan tidak memiliki legalitas lisensi produk.

> Harga fluktuatif, bergantung erat dengan ketersediaan bahan baku.


Jadi bisnis pangan, terutama kuliner merupakan sebuah pilihan cerdas dari seorang pengusaha. Jika usaha ini menjadi salah satu opsi jenis-jenis usaha yang akan digeluti maka hanya butuh inovasi dalam menjalaninya. Karena marketnya sudah pasti ada.

Sekian dulu informasi tentang jenis-jenis usaha yang kali ini membahsa tentang jenis usaha pangan. Informasi ini saya peroleh dari salah satu pengusaha sukses Kota Pontianak yang menshare tentang jenis-jenis usaha di salah satu grup facebook Pontianak Entreprenuer. Saya menginformasikan kembali saja, sehingga bisa menambah ilmu kita yang ingin mempunyai usaha... Semoga bermanfaat ya..